Monday, 11 October 2010

Tiada Lagi Bapakku di Hari Ini (Idul Fitri 1431H / 10 September 2010)



Gema takbir terus berkumandang sepanjang malam sejak matahari menyembunyikan dirinya...
Dan pagi pun kini datang menjelang...
Semuanya bergegas menjemput air dingin tuk bersuci..ya bersuci di hari yang fitri ini, 1 Syawal 1431H...
Tua, muda, remaja, anak-anak bergegas menuju Masjid untuk menunaikan amalan puncak di akhir Ramadhan...
Semua bersimpuh mengagungkan Tuhan dan merasakan kerendahan diri sebagai seorang hamba...
Shalat sunnat pun ditunaikan dengan penuh kekhusyuk-an...berharap sang Khalik mendengar bisikan do’a dari sedalam-dalamnya jiwa seorang hamba...
Sang Khatib pun menyerukan wejangan-wejangannya, seperti halnya 15 abad yang lalu Sang Rasul berseru...
Sadar akan banyaknya dosa dan salah terhadap sesama, setiap insan kemudian bermaafan meminta keridhoan sesama saudara...
Semua berbaris dalam shaf yang rapi untuk bersalaman dengan saudara seraya berdo’a kiranya semua khilaf dan salah dimaafkan...
Akupun hanyut dalam aliran barisan saudaraku untuk bersalaman di shaf ini...
Kupastikan tak ada satupun yang terlewat untuk kusalami seraya kutatap saudaraku satu-satu dan bergumam ’maafkan kesalahanku wahai saudaraku dan kiranya Alloh-SWT memaafkan kita semua’...
Hampir semua shaf saudaraku kusalami, tapi tak kulihat orang tua itu...
Dan terus masih kucari orang tua itu...orang tua yang sudah kukenal 38 tahun lamanya, orang tua yang mengajariku sejak aku kecil, orang tua yang menafkahiku, orang tua yang membiayaiku sekolah, orang tua yang mencintai keluargaku, orang tua yang mengajariku untuk bersalaman dengan saudaranya di hari fitri ini...
Tidak ada...dia tidak ada dibarisan shaf ini...
Padahal dia selalu ada di antara barisan shaf ini...
Aku tertegun dan tak kusadari air mata ini berlinang bahkan mengalir dari mataku...
Ya Alloh, orang tua itu sudah tidak ada lagi di shaf ini...orang tua itu sudah tidak ada lagi menatapku dalam salamanku dengannya....orang tua itu sudah kembali ke pangkuan-Mu 3 tahun yang lalu...
Betapa aku kehilangan dia di saat ini Ya Alloh...
Betapa aku mendambakan dia dan pengajarannya Ya Alloh...
Muliakanlah dia Ya Alloh...
Ridhoi dia Ya Alloh...
Lapangkanlah jalannya Ya Alloh...
Pertemukan kembali aku dengannya di akhirat nanti dalam ridho-Mu Ya Alloh...
Amiin........

Saturday, 24 April 2010

Hari Bumi-ku


Aku duduk di halaman rumahku - di kampungku yang sudah kutinggali 37 tahun lamanya
Sudah sebulan ini udara terasa panas sekali
Mungkin udara panas seperti ini sudah sering & biasa terjadi, puluhan hari, ratusan hari, ribuan hari, atau bahkan jutaan hari dalam sejarah umur bumi ini
Tapi obrolan para ahli soal global warming membuat udara panas sekarang ini sepertinya menjadi luar biasa
Benarkah cuaca panas ini karena efek global warning?
Entahlah, tapi yang jelas cuaca kali ini sangat panas sekali
Tak sadar akupun melamun, merenung dan berpikir seandainya ini memang efek dari global warming, lantas apa yang akan terjadi dengan bumi ini dalam 10 tahun, 20 tahun atau 50 tahun mendatang?
Akankah kita merasakan angin bertiup sepoi-sepoi di pagi hari dengan rasa dingin yang dia lulurkan ke sekujur tubuh kita?
Akankah kita merasakan air mengalir di kali-kali kecil jernih dan sejuk terasa di kulit kita tatkala kita berbasuh?
Akankah kita merasakan riak-riak gelombang kecil di pantai kita?

Entahlah....
Angin mungkin masih akan bertiup tapi bukan angin dingin sepoi-sepoi yang kita rasakah tapi angin panas membakar kulit ari kita...
Air mungkin masih akan mengalir di kali-kali kecil tapi kali itu hanya ada dalam angan kita...
Pun riak gelombang air laut tidaklah sejinak yang kita lihat di pantai 50 tahun lalu karena pantaipun kini sudah tiada tenggelam ditelan samudera....;

Manusia...
Ini adalah ulahmu...
Ini adalah buah dari perilakumu...
Ini adalah warisan dari keserakahanmu...
dan sesalmu...sesalmu adalah sia-sia...


22 April 2010, Hari Bumi-ku


Thursday, 12 November 2009

Mulut Pendusta


Andaikan mulut-2x mereka kaku-membisu...
maka biarlah tangan-2x mereka bicara kemana uang itu dibawa,
dan kaki-2x mereka berkata dimana mereka bersua,
dan perut-2x mereka bercakap gerangan apa makanan seharga 17 Milyar...


catatan:
Okt & Nov'09 --> rakyat bertanya-tanya, siapa yang benar?
semua saling tuding menerima suap...;10Milyar! 17 Milyar!
semua berlomba-lomba membantah bahkan bersumpah...
semua berlomba membuat rekayasa...
sungguh, banyak sekali misteri di negeri ini !!
...ataukah negeri ini ada karena rekayasa Agatha Christie, semua serba misteri...

Tuesday, 7 July 2009

Ku Contreng Jidatmu, Wahai Pemimpinku !


Besok pagi kan ku contreng jidatmu, wahai pemimpinku...
pun jutaan tangan kan lakukan seperti yang akan aku lakukan...
setiap tetes tinta di jidatmu adalah amanah untukmu...
demi Tuhan ! jangan kau lalaikan amanah itu, wahai pemimpinku!
Besok pagi kan ku contreng jidatmu, wahai pemimpinku ....
dan 15 tahun lagi ... wahai Indonesia ... kiranya engkau sudi mencontreng jidatku !!


Wednesday, 3 June 2009

Kerendahan Hati


Sekarang musimnya kampanye. Banyak sekali orang berperilaku aneh. Merasa dirinya luar biasa dan tidak sadar bahwa dirinya memang "luar biasa". Banyak orang merasa hanya dirinyalah yang sanggup menjadi pemimpin di negeri ini, paling tidak itulah yang ada di angan mereka. Semua ingin jadi pemimpin, mereka lupa bahwa pemimpin itu ada karena ada yang dipimpin. Semua merasa dirinya sama besar dengan "Pahlawan Besar" itu sehingga mereka melupakan siapa dirinya....;

Ada baiknya sejenak kita renungkan puisi karya Pak Taufik Ismail (maaf Pak Taufik, saya tulis puisinya tanpa izin Bapak). Mudah-mudahan kita yang selain mereka tetap menjadi diri kita apa adanya.


Kerendahan Hati
(Taufik Ismail)

Kalau engkau tak mampu menjadi beringin
yang tegak di puncak bukit
Jadilah belukar, tetapi belukar yang baik,
yang tumbuh di tepi danau

Kalau kamu tak sanggup menjadi belukar,
jadilah saja rumput, tetapi rumput yang
memperkuat tanggul pinggiran jalan

Kalau engkau tak mampu menjadi jalan raya
jadilah saja jalan kecil
Tetapi jalan setapak yang
membawa orang ke mata air

Tidaklah semua menjadi kapten
tentu harus ada awak kapalnya...
Bukan besar kecilnya tugas
yang menjadikan tinggi rendahnya nilai dirimu

Jadilah saja dirimu....
Sebaik-baiknya dari dirimu sendiri



Thursday, 26 March 2009

Lagi Belajar - baru saja daftar nge-blog



Jum'at, 27 Maret 2009;

  • pkl 13.15 mulai daftarin blog-ku ke blogger.com
  • pkl 13:20 beres daftarin blog-ku
  • pkl 13:20:30, bingung mau ngapain lagi.. (dasar gak ada kerjaan) ...., bisa gak ya blog-ku ini 5 tahun dari sekarang, pas saya nyaleg, bisa jadi saranaku buat jual diri?
  • pkl 13:25 ada tlp ke HP-ku; nulis blognya saya tunda dulu
  • pkl 13:30 pijit save now and publish post.
  • Sampai jumpa, nyil-unyil-unyil-unyil.....dst