Saturday, 24 April 2010

Hari Bumi-ku


Aku duduk di halaman rumahku - di kampungku yang sudah kutinggali 37 tahun lamanya
Sudah sebulan ini udara terasa panas sekali
Mungkin udara panas seperti ini sudah sering & biasa terjadi, puluhan hari, ratusan hari, ribuan hari, atau bahkan jutaan hari dalam sejarah umur bumi ini
Tapi obrolan para ahli soal global warming membuat udara panas sekarang ini sepertinya menjadi luar biasa
Benarkah cuaca panas ini karena efek global warning?
Entahlah, tapi yang jelas cuaca kali ini sangat panas sekali
Tak sadar akupun melamun, merenung dan berpikir seandainya ini memang efek dari global warming, lantas apa yang akan terjadi dengan bumi ini dalam 10 tahun, 20 tahun atau 50 tahun mendatang?
Akankah kita merasakan angin bertiup sepoi-sepoi di pagi hari dengan rasa dingin yang dia lulurkan ke sekujur tubuh kita?
Akankah kita merasakan air mengalir di kali-kali kecil jernih dan sejuk terasa di kulit kita tatkala kita berbasuh?
Akankah kita merasakan riak-riak gelombang kecil di pantai kita?

Entahlah....
Angin mungkin masih akan bertiup tapi bukan angin dingin sepoi-sepoi yang kita rasakah tapi angin panas membakar kulit ari kita...
Air mungkin masih akan mengalir di kali-kali kecil tapi kali itu hanya ada dalam angan kita...
Pun riak gelombang air laut tidaklah sejinak yang kita lihat di pantai 50 tahun lalu karena pantaipun kini sudah tiada tenggelam ditelan samudera....;

Manusia...
Ini adalah ulahmu...
Ini adalah buah dari perilakumu...
Ini adalah warisan dari keserakahanmu...
dan sesalmu...sesalmu adalah sia-sia...


22 April 2010, Hari Bumi-ku


No comments:

Post a Comment